JAKARTA, 17 OKTOBER 2026 - Unit Orkes asal Jakarta, Orkes Nunung CS kembali merilis sebuah single berjudul
“Ketemu” yang diangkat dari hal sepele yang entah kenapa sering terjadi
disekitar atau bahkan pada kita sendiri.
Fenomena kelupaan barang penting yang sering terjadi dikeseharian kita coba
ditangkap esensinya oleh Orkes Nunung CS : “Ya memang, barang kalau dicari
kagak ketemu. Mungkin tidak hilang, hanya lupa meletakkan”.
Ini bukan kali pertama Orkes Nunung CS melakukan ini, bahkan mungkin hampir
semua lagu nuansanya begitu. Karena rasanya lucu bisa membuat lagu dari hal
paling dekat yang tak pernah terpikirkan.
“Ketemu” adalah lagu orkes yang tidak umum dengan memasukkan berbagai
ramuan, seperti psikedelik tipis-tipis, dub yang menggema dan juga suara latar
dari Mentari Novel yang menambah kesan surreal.
Lagu ini akan dirilis dan bisa didengarkan diseluruh platform streaming digital
pada tanggal 7 Juni 2026. “Ketemu” merupakan lagu bagian dari Album ketiga
Orkes Nunung CS, “Data Hilang Rekam Ulang” yang akan segera diluncurkan
dalam waktu dekat.
Semoga setelah mendengarkan lagu ini kalian bisa bilang “iya lagi” atau
“kepikiran aja lagi dijadiin lagu” jelas Nanang, gitaris Orkes Nunung CS.
Perilisan lagu “Ketemu” tidak hanya terjadi secara online, tapi secara offline di
Coma, Mbloc di daerah sentral Jakarta, Blok M. Acara ini sekaligus merayakan
23 tahun Orkes Nunung CS bermusik.
Profil Orkes Nunung CS
Orkes Nunung CS terbentuk pada tahun 2003 oleh sekelompok mahasiswa
Universitas Indonesia (UI). Terkenal dengan lagu-lagu nyentrik dan
sentuhan komedi dengan balutan musik bergenre dangdut pop.
Orkes Nunung CS mengambil inspirasi dari legenda seperti Warkop DKI
dan Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks (PSP), yang turut membentuk
gaya dan karakter musik mereka. Orkes Nunung CS terbilang nyentrik
karena mereka memadukan beberapa musik orkes tradisional dengan
genre yang digabungkan menjadi satu dan ditampilkan dengan
pertunjukannya yang humoris dan ceria.
Beranggotakan Nurul Huda (Nanang), Kamal Rasyid (Kamal), Fahmi
Fathul Bahri (Fathul) yang sekarang digantikan oleh Jebal, Budi Ulia (Budi),
Anwar (Awe), Arip (Saripudin), dan Robby Sucipta (Subur). Dengan latar
belakang berbeda masing-masing dan gemar bercanda dan memiliki minat
musik membuat mereka terbentuk menjadi Orkes Nunung CS.
Perjalanan mereka dimulai dari panggungan kecil di lingkungan kampus
hingga dilirik oleh label musik dan sampai tampil di festival-festival besar.
Hingga saat ini mereka sudah menghasilkan 2 buah album dan dalam
waktu dekat akan ada single-single baru lagi.




