JAKARTA , 17 OKTOBER 2026 - LAMBAT mengangkat momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari: kepanikan saat
seluruh anggota keluarga bersiap keluar rumah, ketika satu orang terus terburu-buru
sementara yang lain masih santai. Liriknya dibangun dari percakapan yang sangat akrab
didengar di rumah—teriakan “cepetan dong”, keluhan “kita sudah terlambat”, hingga
pertanyaan polos dari anak 7 tahun (Zea) “kenapa, Mama?”.
Dengan energi khas Hardcore Punk, lagu ini mengubah rutinitas keluarga yang penuh drama
menjadi sesuatu yang menghibur dan mudah diingat. “LAMBAT” membuktikan bahwa cerita
sehari-hari yang sederhana pun bisa menjadi lagu Hardcore yang seru, penuh semangat, dan
dekat dengan kehidupan banyak orang.

Menurut Wulan Estriyani (Mama) "LAMBAT" itu relate banget buat kebanyakan keluarga,
apa lagi di pagi hari biasanya ibu sibuk bikin sarapan & bekal, tapi anak sama bapaknya
masih santai tiduran dan pergerakannya gak segesit harapan ibunya. Kebiasaan sehari2 ini
yang menginspirasi lagu LAMBAT.

Menurut Zea, LAMBAT itu abi sebenernya, aku engga kok
Menurut Dani Afriadi (Abi) "LAMBAT" itu gua banget.. Hahaha.. Manusia paling lambat kalo
mau kemana mana.. Maapin ya mamah.. Hihi
Menurut Om Kups
"LAMBAT" di lagu ini ibunya geregetan karena sudah sibuk dari pagi buta, takut telat,
sedangkan yang lain masih santai ngumpulin nyawa..haha
Menurut Om Uu
"LAMBAT" pokoknya siap siap kena omel dah kalo makhluk paling kuat di muka bumi udah
buru-buru, kitanya pada lambat...hahaha
“LAMBAT” menjadi rangkaian lagu dari album Sakinah Mawaddah Warahmah.




